Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Jadi Pejuang Digital di Wilayah 3T
Cholis Anwar
Sabtu, 4 April 2026 09:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi melepas 150 alumni Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) untuk bertugas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Melalui program ”Alumni Pejuang Digital”, para lulusan terbaik ini mengemban misi mempercepat transformasi teknologi di sekolah dasar pelosok Nusantara.
Wapres Gibran menegaskan, teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan penentu arah masa depan pendidikan Indonesia yang harus bisa dinikmati secara merata tanpa kesenjangan.
”Beasiswa negara bukan hadiah yang berhenti di gedung wisuda. Ketika negara telah berinvestasi pada seseorang, saatnya investasi itu dikembalikan lewat dampak nyata yang dirasakan langsung oleh siswa di daerah yang kadang luput dari perhatian,” ujar Wapres Gibran dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Salah satu fokus utama dalam penugasan ini adalah pengenalan dan pendampingan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital yang merupakan dukungan langsung dari Presiden.
Wapres berharap para alumni dapat menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa di daerah afirmasi.
Gibran menekankan pentingnya mengubah suasana kelas yang membosankan menjadi lebih hidup dengan bantuan teknologi.
”Semua harus bisa dibuat menyenangkan. Saya berharap teman-teman dapat membantu mengenalkan dan mendampingi pemanfaatan papan interaktif ini agar kualitas pendidikan tidak lagi sekadar jadi slogan,” tambahnya.
Indikator...
- 1
- 2



