Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja strategis ke Moskow, Federasi Rusia, Senin (13/4/2026).

Didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kunjungan ini difokuskan untuk memperkuat stabilitas pasokan energi nasional, terutama komoditas minyak mentah, di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Rombongan kepresidenan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (12/4/2026) malam sekitar pukul 23.10 WIB.

Setelah menempuh penerbangan nonstop selama 12 jam, Presiden dijadwalkan langsung melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Senin siang waktu setempat.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang turut mendampingi Presiden, mengonfirmasi bahwa agenda utama dalam pertemuan dua kepala negara tersebut adalah kelanjutan kerja sama di sektor energi.

”Fokus utamanya adalah melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional tetap stabil, termasuk menjamin ketersediaan minyak bagi kebutuhan dalam negeri,” ujar Teddy dikutip dari Antara.

Langkah ini dinilai sangat relevan mengingat perubahan lanskap energi global yang saat ini sangat memengaruhi keseimbangan antara pasokan dan permintaan dunia.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kehadiran Menteri Bahlil Lahadalia dalam kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional untuk jangka panjang.

”Kunjungan kerja ini merupakan kelanjutan kemitraan kedua negara. Momentum pertemuan ini membuka ruang luas untuk memperluas peluang kolaborasi yang lebih konkret ke depannya,” jelas Anggia.

Kerja sama...

Kementerian ESDM memandang kerja sama lintas negara dengan Rusia sebagai langkah strategis untuk memitigasi dampak dinamika global terhadap keberlanjutan energi di tanah air.

Selain sektor energi, pertemuan bilateral ini juga akan menjadi wadah bagi Presiden Prabowo dan Presiden Putin untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik global terkini.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia akan menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia melalui penguatan kemitraan strategis dengan negara-negara mitra.

Selain Menteri ESDM dan Sekretaris Kabinet, turut hadir dalam rombongan terbatas ini Menteri Luar Negeri Sugiono.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler