Perkuat Jiwa Nasionalisme, 2.000 ASN Ikuti Pelatihan Komcad
Cholis Anwar
Senin, 13 April 2026 12:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi melepas 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad).
Upacara pelepasan ribuan abdi negara tersebut dilaksanakan di Lapangan Monas sisi selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, program ini bertujuan untuk menanamkan jiwa nasionalisme yang kokoh di lingkungan birokrasi.
Menurutnya, rasa cinta tanah air merupakan fondasi utama bagi ASN dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.
”Sehingga dalam kondisi apa pun, baik negara dalam keadaan aman, damai, maupun situasi tertentu, jiwa bela negara ini sudah berada dalam satu frekuensi, meskipun tanggung jawab profesinya berbeda-beda,” ujar Gabriel dikutip dari Antara.
Para peserta pelatihan akan menjalani pendidikan intensif selama 1,5 bulan di berbagai fasilitas pendidikan militer. Sebaran lokasi pelatihan meliputi Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, hingga Pasmari 1 Marinir Cilandak.
Sepanjang masa pendidikan, para ASN akan dibekali materi latihan dasar militer yang telah dirancang khusus. Gabriel menegaskan bahwa fokus utama kurikulum ini adalah pada pembentukan mental, karakter, serta kedisiplinan tingkat tinggi.
Program penguatan pertahanan negara melalui unsur sipil ini dipastikan akan berlanjut. Kemenhan berencana membuka pendidikan Komcad gelombang kedua dengan kuota yang sama, yakni 2.000 ASN, segera setelah angkatan pertama menyelesaikan masa pendidikannya.
Melalui integrasi pelatihan militer ke dalam pengembangan kompetensi ASN, pemerintah berharap seluruh aparatur negara memiliki kesamaan visi dan semangat nasionalisme dalam mengawal tugas-tugas kenegaraan.



