Sikat Haji Ilegal, Arab Saudi Tangkap Penyusup Jalur Lembah Makkah
Cholis Anwar
Minggu, 24 Mei 2026 07:50:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Makkah – Aparat keamanan Arab Saudi kembali memperketat pengawasan secara masif menjelang fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Patroli siber dan lapangan di Kota Makkah berhasil menangkap sejumlah warga negara asing (WNA) yang terlibat jaringan kasus penipuan layanan haji ilegal serta pelanggaran aturan masuk kawasan suci tanpa izin resmi (tasrih).
Dalam operasi penindakan terbaru, petugas keamanan menangkap empat orang WNA asal India dan Bangladesh. Komplotan ini terbukti melakukan tindakan pidana berupa penipuan dan penggelapan uang melalui penerbitan iklan layanan haji palsu yang disebarkan secara masif di media sosial.
Dari hasil penggeledahan di lokasi penangkapan, aparat menyita barang bukti berupa sejumlah kartu identitas, dokumen keimigrasian, dan alat cetak palsu yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya.
Seluruh tersangka saat ini telah ditahan dan diproses secara hukum sebelum berkas perkaranya diserahkan secara resmi kepada Kejaksaan Umum Arab Saudi.
Otoritas menegaskan, praktik penawaran layanan haji ilegal melalui media sosial berpotensi besar merugikan finansial calon jemaah serta mengganggu sistem penyelenggaraan haji resmi milik negara.
Selain membongkar sindikat penipuan iklan, petugas keamanan haji di pos perbatasan juga berhasil menangkap lima warga negara Turkiye yang mencoba menyusup dan tinggal di Makkah tanpa mengantongi izin haji resmi.
Kelima orang tersebut diketahui berusaha mengelabui petugas dengan cara masuk melalui jalan desa terpencil serta menyusuri jalur lembah perbukitan guna menghindari pos pemeriksaan (check point) berlapis yang dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Langkah hukum...
- 1
- 2



