Iduladha, Menag: Kita Tak Sempurna Jadi Hamba Jika Alam Rusak
Cholis Anwar
Rabu, 27 Mei 2026 12:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Langkah konkret tersebut dapat ditempuh melalui penerapan konsep ekoteologi di dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Menag, menjaga kelestarian alam merupakan bagian krusial dari implementasi nilai-nilai keagamaan sekaligus bentuk tanggung jawab mutlak manusia sebagai hamba Allah di muka bumi.
Pesan bernuansa religius dan ekologis tersebut disampaikan langsung oleh Menag usai pelaksanaan ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
”Kita menjadi seorang saleh itu bukan hanya diukur ketaatan-ketaatan saja, tetapi ketaatan itu harus diwujudkan dalam bentuk menyehatkan lingkungan. Kita tidak mungkin bisa menjadi sempurna sebagai hamba kalau lingkungan kita itu rusak,” ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal ini memaparkan, manusia dibekali dua peran utama di bumi, yakni sebagai hamba (abid) dan pemimpin (khalifah).
Kedua peran sakral tersebut dipastikan tidak akan berjalan dengan baik apabila daya dukung lingkungan alam berada dalam kondisi rusak atau kritis.
Ia menekankan pentingnya merawat keseimbangan tiga pilar hubungan utama dalam roda kehidupan, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (hablum minallah), hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas), serta hubungan manusia dengan alam dan seluruh makhluk hidup (hablum ma'al makhluqat).
Kesalehan...
- 1
- 2



