Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Gorontalo – Jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara langsung bergerak cepat menggelar rapat darurat instansional. Langkah ini diambil usai gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah setempat pada Senin (8/6/2026) pagi.

”Kami sedang rapat yang dihadiri bupati dan instansi terkait,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo Utara, Sumitro Datunsolang dikutip dari Kompas.com, Senin (8/6/2026).

Sumitro belum membeberkan draf poin apa saja yang dihasilkan dari pertemuan darurat tersebut lantaran agenda rapat baru saja dibuka.

Namun, pertemuan strategis ini diperkirakan kuat bakal membahas draf potensi dampak kerusakan bencana gempa bumi serta langkah antisipasi taktis penanganannya di lapangan.

Berdasarkan data taktis, gempa tersebut memiliki titik episenter yang terletak pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara (LU) dan 125,14 derajat Bujur Timur (BT).

Pusat getaran dilaporkan berada di dalam laut pada jarak 244 kilometer (Km) arah Barat Laut dari Pulau Karatung, Sulawesi Utara (Sulut), dengan tingkat kedalaman pusat gempa sejauh 47 kilometer.

Dari hasil permodelan matematis kebencanaan yang dirilis oleh pihak BMKG, dampak guncangan gempa bumi berskala besar di Laut Sulawesi ini dinyatakan berpotensi kuat memicu terjadinya gelombang tsunami.

Status siaga...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler