Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Menurut Dr Givo, kondisi penurunan suhu ini terasa makin nyata di area pegunungan dan dataran tinggi.

Selain faktor elevasi, udara dingin cenderung mengalir dan berkumpul di lembah. Di wilayah tertentu seperti Dataran Tinggi Dieng, fenomena ini bahkan dapat memicu terbentuknya embun beku atau embun upas.

Faktor lain yang turut memperkuat bediding adalah pengaruh pergerakan Angin Monsun Australia. Mengingat Australia tengah mengalami musim dingin, massa udara yang bertiup menuju Indonesia membawa karakter sejuk dan kering, khususnya ke wilayah selatan khatulistiwa seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

”Indonesia saat ini berada pada musim kemarau yang dipengaruhi monsun Australia, sedangkan Eropa, Amerika Utara, maupun sebagian Asia Timur sedang memasuki musim panas,” urainya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler