Sentra Kuliner Teras PLN Rembang Diresmikan, Pusat Makanan Khas
Dani Agus
Selasa, 12 Desember 2023 16:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Pembuatan embrio sentra kuliner atau teras PLN diresmikan Bupati Rembang Abdul Hafidz, Selasa (12/12/2023). Tempat yang berlokasi di bekas bioskop Era di barat perempatan Jaini itu digadang menjadi sentra kuliner yang menjual aneka ragam makanan khas Rembang siap saji.
Terdapat tujuh stan yang diisi berbagai produk UMKM Rembang. Mulai es dawet siwalan sampai dengan lontong tuyuhan.
Bupati Hafidz mengatakan, teras PLN ini menjadi embrio pengembangan UMKM, terutama di wilayah Rembang Kota. Pihaknya akan meneruskan pembangunan sentra kuliner yang berada di bagian timur.
”2024 akan kami anggarkan untuk menyelesaikan atau menyempurnakan pusat kuliner khas Rembang ini. Sehingga masyarakat dari dalam maupun luar daerah ini bisa mampir berkunjung di sini,” tuturnya, dilansir dari laman Pemkab Rembang.
Ia yakin, jika penjual makanan khas Rembang mempunyai tempat yang tersentral akan menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat dengan mudah memilih menu masakan khas Kota Garam ini.
Hafidz menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melengkapi fasilitas toilet di sentra kuliner ini. Sehingga pengunjung bisa lebih merasa nyaman.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M Mahfudz menambahkan, sebelumnya di lokasi itu ada 15 pertokoan dengan tujuh orang pemilik. Namun sekarang pihaknya hanya memperbolehkan satu pedagang satu lapak.
Ia berharap, nantinya kios-kios di sentra kuliner ini bisa menjual bermacam masakan khas Rembang. Seperti sayur mrico, mangut, sate serepeh, lontong tuyuhan dan minuman kawis, siwalan serta kopi.



