Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Rencana pendirian Politeknik Agro Industri (Polagrin) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan dukungan sejumlah pihak. Salah satunya dari para warga Blora di luar daerah yang telah sukses di berbagai perguruan tinggi dan lembaga negara.

Dukungan itu, menurut Bupati Blora Arief Rohman disampaikan saat mengikut rapat koordinasi pembahasan pendirian Polagrin Blora secara daring melalui zoom meeting, Senin (3/2/2025) malam.

”Ya, berbekal obrolan santai dengan Prof Ali Agus dari UGM beberapa hari lalu. Semalam langsung kita gelar rapat bersama OPD teknis dan diikuti para profesor asli Blora untuk membahas tahapan pendirian Polagrin Blora. Alhamdulillah semuanya menyambut baik, menyambut positif dan siap mendukung pendirian Polagrin Blora,” ucap Bupati Arief, ketika dihubungi Selasa pagi (4/2/2025).

Menurut Arief, ada banyak profesor asli Blora yang siap mendukung pendirian Polagrin Blora, dan siap membantu mengawal pembentukannya. Di antaranya ada Guru Besar Peternakan UGM Yogyakarta Prof Ali Agus, Guru Besar USM Semarang Prof Kesi Wijayanti, Guru Besar Unnes Semarang Prof Ngabiyanto.

Kemudian ada Guru Besar Unair Surabaya Prof Imam Mustofa, Guru Besar IPB Bogor Prof Murdiyarso hingga Kepala Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Aceh (alumni STAN) Paryan.

”Kita ajak para guru besar, para Diaspora Blora untuk turut mendukung pembentukan Politeknik Agro Industri di Kabupaten Blora agar pelajar lulusan SMA SMK bisa kuliah di daerahnya sendiri. Terlebih bagi yang berprestasi namun kurang mampu akan diberikan beasiswa,” tambah Arief.

Targetnya, pada tahun depan sudah bisa berdiri dan menerima mahasiswa baru. Soal lokasinya masih akan dibahas bersama.

”Namun jika ditanya kenapa yang dibentuk Politeknik Agro Industri? Karena kedepan sektor pertanian agro industri, sektor pangan akan menjadi bidang yang penting di berbagai negara, dan Blora punya potensi yang besar. Sehingga SDM nya harus disiapkan dari sekarang,” lanjutnya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler