Tenaga Kerja Terbatas, Petani Rembang Didorong Manfaatkan Transplanter
Dani Agus
Rabu, 16 April 2025 10:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Keterbatasan tenaga kerja saat musim tanam menjadi salah satu kendala yang dialami petani di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Terkait kondisi itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang terus mendorong petani untuk memaksimalkan mekanisasi pertanian guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Salah satunya dengan memperkenalkan alat tanam transplanter.
Kepala Dintanpan Rembang Agus Iwan menyampaikan bahwa mekanisasi pertanian perlu diterapkan seiring dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, selain memaksimalkan hasil panen, penggunaan alat dan mesin pertanian juga dapat menekan biaya produksi petani.
”Dengan kebijakan sekarang ini, pertanian selain kemampuan produksi juga diharapkan dapat mencapai efisiensi biaya, sehingga bisa bersaing di harga pasar. Salah satu cara untuk memastikan efisiensi adalah dengan mekanisasi,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Rembang, Rabu (16/4/2025).
Saat ini, sebagian besar petani di Rembang telah mulai memanfaatkan mesin panen. Namun, penggunaan alat tanam padi masih tergolong minim. Hal ini menyebabkan antrean tenaga tanam saat musim tanam tiba.
”Wilayah Kabupaten Rembang sangat bergantung pada curah hujan. Harus menunggu antrean tenaga tanam, dan itu sering terlambat. Ini yang kita kejar,” terangnya.
Sebagai solusi, Dintanpan memperkenalkan alat tanam transplanter sederhana kepada petani di Desa Ngotet, Kecamatan Rembang. Alat ini diharapkan dapat membantu percepatan tanam saat tenaga kerja terbatas.
Tadah Hujan...
- 1
- 2



