Pembangunan Pasar Hewan Pamotan Rembang Ditarget Terwujud Tahun Ini
Dani Agus
Kamis, 22 Mei 2025 21:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Pemkab Rembang menargetkan pembangunan Pasar Hewan Pamotan dapat direalisasikan pada tahun 2025.
Lokasi pembangunan pasar baru ini direncanakan sekitar satu kilometer ke arah timur dari lokasi pasar lama, tepatnya di sisi selatan jalan raya Pamotan-Sedan.
Lahan yang disiapkan seluas sekitar 2,3 hektare, dan proses pembebasannya telah rampung sejak Desember 2022.
Bupati Rembang Harno belum lama ini meninjau langsung lokasi calon pasar hewan tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses pembangunan agar dapat terealisasi pada tahun ini.
”Saya akan berupaya tahun ini bisa terlaksana,” kata Harno, dilansir dari laman Pemkab Rembang.
Menurut Harno, pasar hewan baru dengan kapasitas hingga 1.000 ekor ternak masih menunggu hasil pembahasan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Pasar tersebut dirancang agar lebih representatif, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung.
Lebih lanjut, Harno menegaskan bahwa pasar baru ini akan memiliki daya tampung yang lebih besar dibandingkan pasar lama.
Selain lahan yang lebih luas, fasilitas yang disediakan juga akan ditingkatkan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli ternak.
”Lokasi pasarnya ke timur, lebih luas dari yang sekarang. Karena tujuannya bisa menampung lebih banyak dengan fasilitas yang lebih lengkap,” tutup Harno.



