Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Sleman – Angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta sejak Jumat malam hingga Sabtu (24/1/2026) siang.

Akibat kejadian ini, ada banyak pohon tumbang dan rumah rusak. Tak hanya itu, imbas angin kencang menimbulkan korban luka dan meninggal dunia.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Bambang Kuntoro mengatakan, hingga pukul 12.00 WIB dampak angin kencang meliputi 7 kapanewon.

Adapun dampak terparah akibat angin kencang melanda Kapanewon Cangkringan dan Turi. Bambang menjelaskan, pergerakan angin ini tidak disertai adanya potensi hujan. Namun berdampak kerusakan di beberapa wilayah.

Dijelaskan, di Kapanewon Cangkringan dilaporkan terdapat 16 titik kejadian. Meliputi pohon tumbang menimpa jaringan listrik, rumah, hingga menutup akses jalan.

Kemudian di Kapanewon Pakem dilaporkan ada 13 titik kejadian pohon tumbang dampak dari angin kencang. Selain itu, atap rumah warga juga beterbangan diterpa angin.

Sementara itu di Kapanewon Depok, dilaporkan ada pohon tumbang yang menimpa pengendara motor hingga meninggal dunia.

”Di Karangmalang Caturtunggal, pohon tumbang menimpa pengendara motor. Korban jiwa 2 orang sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” ujarnya, dilansir dari DetikJogja.

Menimpa Jaringan Listrik... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler