Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Buat yang masih punya aktivitas cukup banyak pada sore ini di wilayah Jawa Timur (Jatim), sebaiknya simak kondisi cuaca dulu. Terutama bagi mereka yang punya aktivitas antarkota, agar tak ada kendala di perjalanan.

Untuk diketahui, kondisi cuaca 14 kabupaten/kota di Jatim masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat pada sore sampai petang ini, Rabu (11/2/2026). Hal ini berdasarkan rilis update cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (11/2/2026).

UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah Jawa Timur tgl 11 Februari 2026 pkl. 15:20 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 15:30 WIB,” tulis BMKG dalam keterangannya.

BMKG menyebutkan, kondisi ini diperkirakan dapat meluas pada 28 wilayah lainnya di Jatim. ”Kondisi cuaca ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18:30 WIB,” imbuh BMKG.

Untuk diketahui, Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik pada Rabu (11/2/2026).

Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami lima kali erupsi beruntun dengan tinggi kolom letusan bervariasi antara 400 hingga 1.000 meter di atas puncak, pagi tadi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan bahwa rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari. Letusan pertama terpantau pada pukul 00.28 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang yang bergerak ke arah utara.

Erupsi dengan intensitas tertinggi terjadi pada pukul 05.36 WIB. Pada momen tersebut, tinggi kolom letusan menembus angka 1.000 meter di atas puncak. Asap kawah berwarna putih kelabu teramati mengarah ke timur laut.

Erupsi terakhir dalam rangkaian pagi ini tercatat pada pukul 08.06 WIB dengan amplitudo maksimum 22 mm, meski secara visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut.

Berikut Daerah Jawa Timur yang Hujan...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler