Update Pembacokan Maut di Grobogan, Pelaku Masih Diobservasi di RSUD
Saiful Anwar
Rabu, 1 April 2026 15:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Pelaku pembacokan maut di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah masih dirawat di RSUD Purwodadi. Pria berinisial S (33) itu belum bisa dipastikan secara final kondisi kejiwaannya.
Kasi Pelayanan Medik Rawat Jalan, Gawat Darurat, dan SDM RSUD Soedjati Purwodadi dr Eros Budi Setiawan menyatakan, saat ini S masih menjalani observasi khusus.
”Untuk yang diduga ODGJ masih bersifat dugaan. Pasien masih menjalani proses observasi oleh dokter spesialis kedokteran jiwa untuk memastikan apakah pelaku benar mengarah ke ODGJ atau tidak,” ujar Eros, Rabu (1/4/2026).
Ia memaparkan, proses observasi tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima hari. Hasil akhirnya nanti berupa visum psikiater yang akan menjadi bukti medis.
”Jadi itu akan menjadi bukti medis terkait kondisi kejiwaan pelaku saat melakukan aksi kriminalnya,” imbuhnya.
Sementara itu, empat orang korban pembacokan S yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Soedjati Purwodadi telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.
”Selama menjalani proses perawatan tiga hari di RSUD, keempat korban sudah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang per Selasa kemarin,” beber Eros.
Empat korban itu yakni D dan M, yang juga sempat dioperasi, lalu N serta S ayah pelaku. Adapun biaya pengobatan para korban dilaporkan akan ditanggung melalui skema bantuan sosial.
Menyerang Enam Orang Warga...
- 1
- 2



