Unik, Pemilik Nama Kartini di Rembang Dikasih Paket Sembako Gratis
Dani Agus
Senin, 20 April 2026 19:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Beragam kegiatan disiapkan Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 tahun 2026.
Salah satunya adalah pasar murah yang dipusatkan di Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang.
Pasar murah ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu. Sejak dibuka, berbagai komoditas pangan yang dijual dengan harga terjangkau langsung diserbu pembeli.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang Dyah Ajeng Trenggonowati, mengatakan sejumlah bahan pokok dijual di bawah harga pasar. Di antaranya cabai, bawang putih, hingga beras.
Untuk beras medium, yang di pasaran dijual sekitar Rp 14 ribu per kilogram, di pasar murah ini hanya dijual Rp 12 ribu per kilogram. Sementara telur dijual Rp 26 ribu per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp 29 ribu.
Tak hanya itu, pihak penyelenggara juga memberikan paket sembako gratis bagi warga yang bernama Kartini atau yang lahir pada tanggal 21 April.
"Paket tersebut berisi telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan cabai sebagai bentuk apresiasi dalam momentum Hari Kartini," sebut Dyah Ajeng, dilansir dari laman Pemkab Rembang.
Pasar murah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya menjelang momentum peringatan Hari Kartini.



