Longsor Ruas Jalan Sedangagung-Grawan Rembang Ditangani Permanen
Dani Agus
Rabu, 10 Juni 2026 17:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menyiapkan penanganan permanen pada titik longsor di ruas jalan Sedangagung-Grawan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akses transportasi masyarakat tetap aman dan lancar, mengingat lokasi tersebut beberapa kali mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.
Ruas jalan ini cukup strategis dan cukup padat kendaraan karena menjadi akses yang menghubungkan Kecamatan Kaliori dan Sumber.
Bupati Rembang Harno, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) meninjau langsung kondisi lokasi longsor, Rabu (10/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan rencana penanganan yang akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi lapangan dan mampu menjadi solusi jangka panjang. Bupati Harno menegaskan, penanganan titik longsor tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah.
Ia menginginkan, perbaikan yang dilakukan kali ini dapat memberikan hasil yang lebih optimal sehingga masyarakat tidak lagi terganggu oleh kerusakan jalan di lokasi tersebut.
Menurut Harno, berdasarkan informasi dari DPUTaru, lokasi tersebut telah beberapa kali mendapatkan penanganan. Namun, kondisi tanah yang labil menyebabkan kerusakan kembali terjadi sehingga diperlukan konstruksi yang lebih kuat dan matang secara teknis.
”Sudah empat kali atau lima kali diuruk, ambles lagi, ambles lagi. Nah, ini berusaha sekali ini selesai. Untuk bisa selesai ya harus kuat. Desainnya, pondasinya dalam,” ujar Harno usai meninjau lokasi.
Membangun Dinding Penahan...
Baca Juga



