Longsor Ruas Jalan Sedangagung-Grawan Rembang Ditangani Permanen
Dani Agus
Rabu, 10 Juni 2026 17:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia juga meminta tim teknis memastikan kekuatan konstruksi yang akan dibangun. Bahkan, menurutnya, apabila diperlukan dapat dilakukan penguatan tambahan untuk menjamin keamanan struktur dalam jangka panjang.
Harno berharap pekerjaan penanganan longsor tersebut dapat segera dimulai sehingga akses masyarakat kembali aman dan nyaman digunakan.
”Mudah-mudahan tidak lama. Bulan Juni ini kita berusaha bisa mulai dikerjakan,” katanya, dilansir dari laman Pemkab Rembang.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTaru Kabupaten Rembang Nugroho Tri Hutomo menjelaskan, pekerjaan akan diawali dengan pembongkaran tanah yang telah bergeser akibat longsor.
Setelah itu, DPUTaru akan membangun dinding penahan tanah menggunakan konstruksi beton bertulang dengan fondasi strauss pile. Dinding penahan tanah tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 40 meter dengan tinggi sekitar 4 meter.
”Secara teknis nanti kami bongkar dulu tanah yang tergeser itu, kemudian kami pasang dinding penahan tanah. Konstruksinya menggunakan beton bertulang dengan pondasi menggunakan strauss pile,” jelas Nugroho.
Selain itu, DPUTaru juga akan melakukan perbaikan sistem drainase dengan memperbesar dimensi gorong-gorong serta memasang sayap saluran guna mengendalikan aliran air.
Nugroho menjelaskan hasil evaluasi teknis menunjukkan konstruksi penahan tanah yang ada perlu diperkuat agar mampu menahan tekanan tanah dan aliran air secara lebih optimal.
Untuk merealisasikan pekerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rembang menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta.



