Nelayan di Rembang Didorong untuk Ajukan Pinjaman Modal ke Perum Perindo
Edy Sutriyono
Sabtu, 20 Mei 2017 09:00:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“KKP sedang berusaha mempercepat penggantian alat tangkap. Kapal yang memiliki bobot mati di bawah 10 GT akan diganti alat tangkap. Yang 10-30 GT dibantu permodalannya untuk mengganti alat tangkap melalui perbankan atau Perum Perikanan Indonesia(Perindo). Dan kita juga siap ikut memfasilitasinya, baik berkas dan lainnya,” katanya.
Sementara itu, saat disinggung mengenai berapa jumlah kapal yang mempunyai bobot di bawah 10 GT yang diimbau untuk mengganti alat tangkap, menurutnya di Rembang ada sekitar 1.288 kapal.
"Per 2-10 Mei lalu, di Kabupaten Rembang telah terdata 1.288 kapal berbobot mati di bawah 10 gross ton, yang memiliki hak untuk bantuan pergantian alat tangkap oleh KKP. Hanya saja, sejumlah itu masih diverivikasi atau divalidasi lagi dari tim UNDIP dan KKP,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



