Alumni Unjuk Rasa Terkait Kasus Pemukulan Kepala Sekolah Terhadap Guru SMPN 3 Rembang
Edy Sutriyono
Jumat, 16 Juni 2017 17:35:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Suparno, alumni SMPN 3 Rembang tahun 1986 meluapkan kekecewaannya dengan melakukan unjuk rasa seorang diri di sekolah tersebut, pada Jumat (16/6/2017). Dengan membentangkan dua lembar kertas putih berisi tuntutan, yakni agar mencopot kepala sekolah yang memukuli guru bawahannya dan agar menjadikan keduanya sebagai staf biasa, Suparno melakukan orasi di depan sekolah.
"Saya malu dan kecewa dan kejadian itu. Seumur umur, saya baru menjumpai kasus itu baru pertama kali di sekolah ini," ungkapnya dengan nada tinggi.
Dirinya meminta kepada Bupati Rembang dan pihak dinas terkait agar segera mengevaluasi kedua pihak, baik sang kepala sekolah maupun si guru.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



