Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, Agustus ini mulai persiapan pengadaan material. Setelah itu pembuatan pagar, sekaligus pendirian bangunan. Diperkirakan September 2018, pabrik bisa beroperasi.

"Untuk lahannya sendiri akan menempati lahan di Desa Pasar Banggi dan Desa Sridadi, Kecamatan Rembang Kota," kata Haifdz.

Dari informasi yang dihimpun,  pada tahap awal, investor akan membangun satu titik pabrik. Nantinya satu tiitik pabrik bisa menampung sekitar 5 ribu karyawan.
Pabrik di Rembang merupakan cabang dari Mojokerto Jawa Timur. Cabang lainnya ada di Jepara. Adapun alasan pemilihan lokasi di Rembang, kata Hafidz menirukan investor itu, Rembang memiliki nilai UMK yang lebih rendah dibanding sekitarnya. Yakni Rp 1.408.000."Selain itu, masyarakat di Kabupaten Rembang cukup kondusif dan tidak banyak manuver yang dapat merugikan iklim usaha," tambahnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler