Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Petinggi Desa Senenan Mulyono mengatakan, peristiwa pencurian terjadi menjelang sahur sekitar pukul 02.30 WIB Selasa (4/4/2023) dini hari.

Awalnya ada warga yang melihat seorang laki-laki mencurigakan berjaket hitam tengah membuka kotak amal di musala tersebut. Warga lantas mengamati gerak gerik lelaki tersebut sambil memanggil warga lain.

Tak lama berselang, maling tersebut langsung disergap. Ia pun tak bisa mengelak dan langsung dihadiaho bogem mentah oleh massa yang geram.

”Saya sampai di lokasi sudah ramai. Malingnya mengalami luka-luka. Dia semakin kesakitan,” terang Mulyono kepada Murianews.com.

Baca: Kepergok Warga, Maling Kotak Amal Masjid di Mlonggo Jepara Jadi Bulan-bulanan

Setelah itu, warga yang melihat sepeda motor pelaku langsung membuka jok. Dari jok motor Honda Scoopy tersebut , warga mendapati uang berbagai pecahan yang memenuhi jok.

”Warga juga membuka tas yang dibawa pelaku. Di dalam tas didapati sebuah linggis yang diduga digunakan untuk mencongkel kotak amal,” terangnya.Ia menambahkan, saat diintrogasi warga, maling tersebut mengaku berinisial HA (44). Hanya saja, ia mengaku tak lebih detail menanyakan alamat pelaku dan langsung memanggil pihak kepolisian untuk menghindari amuk massa.”Karena sudah ramai langsung saya panggil polisi. Khawatirnya pelaku jadi sasaran amuk massa yang lebih banyak,” tambahnya.Terpisah, Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Ahmad Masdar Tohari membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya enggan memberikan keterangan lebih banyak.”Betul, besok kita rilis,” kata AKP Tohari. Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler