Geger di Ponpes Jerukwangi Jepara, Begini Pengakuan Santri Pelaku Pembacokan
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 23 Juni 2023 16:06:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dua santri berinisial BU (20) dan HM (20) itu dihadirkan di Mapolres Jepara, Jumat (23/6/2023). BU mengaku membacok SY karena dia lebih dulu diserang.
”Dia (SY, red) sudah memukul saya terlebih dahulu. Dan saya tidak kenal dengan orang tersebut,” ungkap BU.
Baca juga: Geger! Terjadi Pembacokan di Pesantren Jerukwangi Jepara
Diketahui, SY mendatangi ponpes tersebut mencari BU untuk mengklarifikasi bahwa istrinya telah diancam menggunakan senjata tajam. Namun, BU justru mengaku tidak mengenal istri SY.
”Saya pernah ketemu (istri SY, red) tapi tidak kenal. Tidak mengancam,” kata dia.
Sehari sebelum kejadian, lanjut BU, MT (60) yang merupakan kakak kandung SY sempat beradu mulut dengan HM di depan ponpes. Dia juga mengaku bahwa hal itu sudah kerap terjadi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



