Geger di Ponpes Jerukwangi Jepara, Begini Pengakuan Pelaku Perusakan Ponpes
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 23 Juni 2023 16:15:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Diketahui, SY selaku korban pembacokan, mendatangi ponpes tersebut bersama tiga saudara kandungnya. Yaitu MT (60), MS (53) dan AS (42). Ketiga lelaki itu dilaporkan pihak ponpes karena telah melakukan perusakan. Di sisi lain, antara SY, MT, AS dan pengasuh ponpes tersebut merupakan saudara satu kandung.
AS mengaku tak tahu pasti muara masalahnya apa. Hanya saja, dia ingin membantu SY yang dikeroyok lebih dari lima santri tersebut. Dia melihat, SY dikepung di halaman ponpes dengan kondisi pintu gerbang dikunci dari dalam.
Baca juga: Geger di Ponpes Jerukwangi Jepara, Begini Pengakuan Santri Pelaku Pembacokan
”Saya melihat adik saya (SY, red) dikerumunin sama orang banyak, saya ingin ngeluarin,” kata AS saat jumpa pers di Mapolres Jepara, Jumat (23/6/2023).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



