Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diketahui, SY selaku korban pembacokan, mendatangi ponpes tersebut bersama tiga saudara kandungnya. Yaitu MT (60), MS (53) dan AS (42). Ketiga lelaki itu dilaporkan pihak ponpes karena telah melakukan perusakan. Di sisi lain, antara SY, MT, AS dan pengasuh ponpes tersebut merupakan saudara satu kandung.

AS mengaku tak tahu pasti muara masalahnya apa. Hanya saja, dia ingin membantu SY yang dikeroyok lebih dari lima santri tersebut. Dia melihat, SY dikepung di halaman ponpes dengan kondisi pintu gerbang dikunci dari dalam.

Baca juga: Geger di Ponpes Jerukwangi Jepara, Begini Pengakuan Santri Pelaku Pembacokan

”Saya melihat adik saya (SY, red) dikerumunin sama orang banyak, saya ingin ngeluarin,” kata AS saat jumpa pers di Mapolres Jepara, Jumat (23/6/2023).

Sebelumnya, muncul isu bahwa bentrokan tersebut dilatarbelakangi karena adanya permasalahan tanah di dalam keluarga tersebut. Namun, MT tidak mengetahui masalah tersebut.Sayangnya, dalam jumpa pers tersebut SY tidak dihadirkan. Sehingga, terkait masalah tanah, ketiga saudaranya tidak bisa memberikan keterangan.Saat bentrokan berlangsung, ketiga lelaki tersebut melempari santri di dalam ponpes dengan pecahan bekas cor. Beberapa batu yang dilempar berasal dari lemparan santri terhadap mereka. Tak hanya itu, mereka juga membawa knalpot dan linggis yang digunakan untuk menjebol pagar ponpes yang terkunci. Editor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler