Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Seorang pemancing bernama Rohman Asyik (54) ditemukan tak bernyawa di Pantai Tirta Samudra Bandengan, Jepara. Nyawanya tak tertolong setelah sebelumnya sempat terseret ombak.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, Rohman merupakan warga RT 13 RW 2, Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo.

Arwin menjelaskan, semula pada pukul 09.00 WIB, Kamis (20/7/2023), korban terlihat oleh empat orang saksi sedang memancing di sebelah barat dermaga. Jaraknya sekitar 100 meter dari dermaga dan 75 meter dari bibir pantai.

Kemudian pukul 12.45 WIB, lanjut Arwin, saksi-saksi melihat korban menepi ke arah bibir pantai. Tetapi korban masih berada di laut sekitar 10 meter dari bibir pantai. Saat itu kondisi air sedang pasang.

”Tiba-tiba korban tenggelam. Kemudian para saksi berlari ke arah korban,” kata Arwin.

Para saksi langsung menarik tubuh korban ke bibir pantai. Mereka sudah sempat melakukan pertolongan pertama kepada korban. Tetapi korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. 

”Korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Lalu para saksi melaporkan kejadian itu kepada pengelola Pantai Bandengan,” ujar Arwin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Jepara dr Prasojo, korban meninggal dunia karena tenggelam dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga sepakat untuk tidak dilakukan autopsi dan akan segera memakamkan korban.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler