Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Seorang pria tergeletak dengan kepala bocor di Pelabuhan Jepara. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Jepara – Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dihebohkan dengan viralnya video pria berlumuran darah di kepalanya. Diduga pria tersebut telah dianiaya di Pelabuhan Jepara, Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Jepara.

Dalam video berdurasi 23 detik yang diterima Murianews.com, pria tersebut duduk selonjoran di fondasi pinggir anjungan dermaga. Pria berjaket hitam itu terlihat memegangi kepalanya yang sudah berlumuran darah hingga menutupi wajahnya.

Kapolsek Jepara Kota AKP Edy Purwanto membenarkan tempat kejadian perkara (TKP) tersebut berada di Pelabuhan Jepara. Pria tersebut bernama Bondet, warga Kecamatan Pakisaji.

Kepada polisi, Bondet mengaku dibacok rekannya sendiri, warga Kecamatan Mlonggo. Semula sekira pukul 16.00 WIB, Minggu (15/10/2023), keduanya yang merupakan Awak Buah Kapal (ABK) milik warga Kabupaten Rembang mendarat di Pelabuhan Jepara. Kapal itu usai melaut di perairan Mandalika, Jepara.

Rencananya, hasil melaut tersebut akan dibongkar pada pukul 22.00 WIB. Sebelum itu, mereka minum minuman beralkohol di Pelabuhan Jepara. Tiba-tiba, korban dan pelaku terlibat cek-cok.

”Mereka nelayan satu kapal. Minum (alkohol, red) sama-sama mabuk,” terang AKP Edy Purwanto kepada Murianews.com, Senin (16/10/2023).

Bondet mengaku telah dibacok rekannya itu di kepala bagian atas. Akan tetapi, polisi tidak bisa memastikan itu peristiwa pembacokan atau tidak. Pasalnya, polisi tak mendapati satupun alat bukti di TKP.

Sekitar pukul 20.30 WIB, anggota Polsek Jepara Kota mendatangi lokasi. Kemudian, korban dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara untuk dilakukan perawatan.

”Sampai sekarang belum ada laporan resmi (baik korban atau pelaku, red),” jelas dia.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler