Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Kartini Jepara
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 31 Januari 2025 16:48:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Kemarin konfirmasi dari TB Intan Megah 15 sudah nangkring di situ (perairan Pantai Kartini). Kami menginformasikan untuk segera dilakukan evakuasi tapi ternyata mesin sebelah rusak, sehingga tidak dapat melakukan evakuasi," jelasnya.
Pihaknya telah mengimbau bagi kapal-kapal yang melintas untuk siaga memantau situasi sekitar. Termasuk memeriksa alat navigasi dan memperkuat jangkar.
Selain itu, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Edi juga menyampaikan bahwa cuaca ekstrem akan terjadi setidaknya hingga 4 Februari mendatang.
"Bagi para kapal untuk selalu memerhatikan cuaca dari BMKG yang update. Kalau tidak mampu mending berlindung saja dengan tidak melakukan pergerakan," terangnya.
Berdasarkan deteksi atas alat yang dimiliki stasiun radio pantai, terdapat sejumlah titik yang masih memiliki indikator ungu, bahkan di lautan Cina merah merona.
"Cuaca ekstrem inilah yang bisa datang secara tiba-tiba, kalau jebol (terbawa) bisa sampai ke sini. Untuk saat ini rata-rata ketinggian ombak 2,5 meter," pungkasnya.
Editor: Budi Santoso



