Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

"Hampir mirip arsitekturnya, bagian belakang joglonan, sementara depannya ada limasan. Hanya saja di Kriyan sudah ada penambahan menara dll," imbuh Gus Mad.

Menurutnya, adanya masjid Al-Makmur dan peninggalan Ratu Kalinyamat di dalamnya menjadi bukti bahwa Ratu Kalinyamat benar-benar tokoh pahlawan yang ada di Jepara.

Beberapa artefak dan peninggalan Ratu Kalinyamat yang masih ada sampai sekarang, di antaranya batu gilang, tanah wakaf yang kini dibangun masjid, dan puncak atau pustaka masjid bentuk limas paling atas.

"Sebenarnya, masih ada beberapa peninggalan ratu kalinyamat seperti kentongan, atau kubah masjid. Hanya saja sudah beralih tangan atau kemana karena masjid sudah lima kali direnovasi," terangnya

Ia berharap, ke depan masjid dan peninggalan Ratu Kalinyamat yang masih ada ini bisa menjadi perhatian pemerintah untuk melestarikan warisan leluhur Jepara.

"Harapan saya juga ada kegiatan dan kesadaran masyarakat untuk merawat sejarah, supaya cerita, nilai-nilai dan peninggalan penting ini tidak hilang," harapnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler