Puluhan Penyandang Tunadaksa Jepara Dapat Kaki dan Tangan Palsu Gratis
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 12 Maret 2025 16:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Sebanyak 50 warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) penyandang tunadaksa mendapatkan kaki dan tangan palsu. Mereka mendapatkan alat bantu itu secara cuma-cuma atau gratis.
Para tunadaksa dari berbagai desa di Kota Ukir itu sejak pagi mengantre pengukuran tangan dan kaki palsu di halaman Pendapa RA Kartini Jepara, Rabu (12/3/2025).
Mereka diberi alat bantu oleh Yayasan Peduli Tunadaksa asal Jakarta. Raut wajah mereka tampak senang dan semringah.
Petugas mengukur satu per satu tangan atau kaki warga yang tak utuh. Setelah itu, ukuran kaki mereka dicetak dengan material lunak yang bisa disesuaikan dengan anatomi dan struktur tulang masing-masing.
Kepala Teknisi Yayasan Peduli Tunadaksa Jakarta Syawaludin menyebutkan, Kabupaten Jepara merupakan salah satu dari sekian kota yang mendapatkan bantuan alat bantu bagi tunadaksa.
Dia menyebut ada 1.500 kuota alat bantu yang dibagikan kepada tunadaksa di seluruh Indonesia.
”Kabupaten Jepara kebagian 50 penerima manfaat. Kaki dan tangan palsu ini diberikan secara gratis,” sebut Syawal.
Hari ini, lanjut Syawal, pihaknya hanya mengukur dan mencetak pola kaki dan tangan palsu. Cetakan itu nantinya akan digarap di Jakarta.
Dibuat dari Bahan Pipa HDPE...
- 1
- 2



