Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Bupati Jepara Witiarso Utomo atau Wiwit optimis proyek pelabuhan internasional bisa terealisasi. Dia bahkan mengklaim sudah ada banyak investor yang melirik proyek yang dia akui sebagai mimpinya itu.

Pemkab Jepara sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk merealisasikan pelabuhan internasional dengan nilai investasi sekitar Rp 71 triliun tersebut. Menurutnya respon pemerintah pusat sangat positif.

Rencananya, lanjut Wiwit, Senin (17/3/2025), pihaknya juga secara resmi mengajukan surat kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk melakukan audiensi terkait operasionalisasi pelabuhan tersebut.

”Jika Pelindo menyatakan kesediaannya untuk mengoperasikan pelabuhan barang skala internasional di Jepara, ini akan menjadi peluang besar bagi kita untuk merealisasikan proyek tersebut,” kata Wiwit, Selasa (18/3/2025).

Wiwit mengklaim, Pelindo Cabang Semarang memberi sinyal positif terkait rencana ini. Pelindo menilai jika kondisi pelabuhan di Semarang saat ini sudah tidak layak beroperasi akibat tingginya biaya perawatan sedimentasi.

”Oleh karena itu, Jepara menjadi salah satu opsi relokasi strategis karena faktor geografis, kedalaman perairan serta kestabilannya telah dimonitor oleh Pelindo," tegasnya.

Dari sisi pendanaan, sambung Wiwit, banyak investor yang tertarik. Pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan investor dari Tiongkok. Selain juga menjajaki opsi pinjaman dalam negeri melalui Kementerian Keuangan.

”Skemanya nanti kita pilih yang terbaik. Investor menyampaikan mereka siap menanggung 80 persen biaya pembangunan. Sudah ada banyak investor tertarik,” ujarnya.

Menjadi Kawasan Industri... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler