Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah Kembali menggelar Festival Jondang, Kamis (8/5/2025). Festival itu sebagai wujud rasa syukur petani atas hasil bumi yang melimpah.
Festival ini tak hanya dirayakan para petani desa setempat. Seluruh masyarakat pun ikut hanyut dalam suka cita festival itu.
Ribuan Masyarakat dari 21 RT desa setempat tampak berkumpul di halaman balai desa setempat, pagi tadi. Mereka berjalan kaki menuju makam sesepuh setempat.
Beragam gunungan berisi hasil bumi seperti umbi-umbian, kacang, pisang, dan buah-buahan dibawa ke sana. Ada juga produk kerajinan buatan masyarakat seperti kerajinan bambu, ukiran kayu, dan kerajinan tangan lainnya.
Tak hanya gunungan, masyarakat juga memikul jondang yang juga berisi hasil bumi. Jondang sendiri adalah wadah dibuat dari kayu berbentuk persegi panjang.
Dulu, jondang digunakan untuk tempat menyajikan makanan serta dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang berharga di rumah.
Sebab, zaman dulu masih belum ada almari. Barang-barang yang disimpan di Jondang pada zaman dulu seperti piring, mangkok dan perabot rumah tangga lainnya.
Cuaca terik matahari tak menyurutkan semangat masyarakat yang ikut arak-arakan. Durrotun Nafisah (27), salah satu warga, tak menganggap cuaca panas sebagai halangan untuk dirinya mengikuti festival.
Selamatan...
- 1
- 2



