Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Polres Jepara, Jawa Tengah (Jateng) serius mencegah aksi premanisme untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menyatakan, aksi premanisme dalam bentuk apapun tak bisa ditolelir di Bumi Kartini. Untuk itu, Polres Jepara kini menggelar operasi premanisme.

Tujuannya, kata Dwi, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya untuk memberikan jaminan perlindungan bagi iklim investasi di Kota Ukir.

”Aksi berantas premanisme ini kami arahkan pada aksi yang mengganggu investasi dan ekonomi yang meresahkan kalangan pengusaha maupun lainnya,” jelas AKP Dwi, Selasa (13/5/2025).

Selain itu, lanjut Dwi, Polisi juga membidik pelaku yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi masyarakat (ormas) tertentu yang melakukan pemalakan, pungutan liar (pungli) ke dinas pemerintah, swasta maupun masyarakat umum.

Selain juga kelompok preman yang beroperasi di pasar, sektor parkir dan tempat hiburan.

”Termasuk pelaku debt collector yang melakukan aksi tindak pidana merampas dan memeras. Termasuk aksi tawuran dan sejenisnya," tegas AKP Dwi.

Dalam operasi premanisme kali ini, kata Dwi, Polisi akan melakukan patroli sambang lokasi pusat perekonomian, pabrik, perusahaan, pasar maupun pusat perbelanjaan.

Lapor ke Polres Jepara... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler