Buka MQK di Ponpes Amtsilati Jepara, Ini Wejangan Gus Yasin
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 21 Juli 2025 20:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Gelaran Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) tingkat provinsi di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah Amtsilati, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Senin (21/7/2025).
Agenda pengkajian kitab-kitab klasik berbahasa arab itu dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.
Putra Almarhum KH Maimoen Zubair Rembang itu menuturkan, MQK ini harus menjadi momentum untuk membumikan kitab-kitab klasik berbahasa arab di kalangan ponpes.
”Termasuk pada teks-teks Alquran. Dan saya yakin ketika orang Islam itu mau memahami Alquran dengan benar, maka hasil yang ada yakni kebersamaan, saling menghormati, dan saling merangkul. Itu yang kami harapkan,” kata Gus Yasin.
Gus Yasin menyebut metode pembacaan dalam ajang MQK itu telah diterapkan di berbagai ponpes di Jateng, termasuk di Ponpes Amtsilati.
Sementara, MQK kali ini diikuti sebanyak 271 peserta dari 78 pondok pesantren di berbagai kabupaten/kota di provinsi ini.
Nantinya, peserta yang juara akan diikutkan dalam MQK tingkat nasional yang bakal digelar di Sulawesi Selatan pada Oktober 2025 mendatang.
Selain itu, Gus Yasin menjanjikan hadiah bagi santri-santri yang mampu meraih juara di even tingkat nasional tersebut.
Target Juara MQK Nasional...
- 1
- 2



