Arsip Kartini Ditetapkan UNESCO Sebagai Warisan Dokumenter Dunia
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 13 Agustus 2025 17:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), mendapatkan Anugerah Warisan Dokumenter Indonesia sebagai Memory of the World dari UNESCO.
Pengakuan ini diberikan atas arsip surat-surat RA Kartini yang diakui dunia sebagai warisan berharga perjuangan kesetaraan gender.
Sertifikat dan penghargaan itu diserahkan oleh Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Tri Tharyat, mewakili Menteri Luar Negeri. Penyerahan berlangsung di Jakarta, Rabu (13/8/2025) yang disaksikan Tasdik Kinanto dari Kementerian PAN-RB.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Jepara Edy Sujatmiko menjelaskan, arsip Kartini awalnya diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Kemudian diteruskan ke MOW CAP (Memory of The World Committee Asia Pasific), dan kini diakui UNESCO sebagai warisan dokumenter kelas dunia.
”Penghargaan ini awalnya kami usulkan sebagai MKB di ANRI, lalu diteruskan ke MOWCAP, hingga akhirnya diakui UNESCO sebagai warisan dokumenter dunia,” kata Edy.
Di sisi lain, saat ini pihaknya tengah merintis pengembangan MKB baru berupa warisan Ratu Kalinyamat. Usulan tersebut diajukan bersama Yayasan Dharma Bakti Lestari.
”Usulan ini kami ajukan, kerja sama dengan bersama Yayasan Dharma Lestari, dan kami berharap suatu saat mendapat pengakuan UNESCO juga sebagai warisan dokumenter kelas dunia,” ujar Edy.
diakui dunia...
- 1
- 2



