Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Pelaku pemaksaan video call seks (VCS) terhadap anak perempuan yang masih duduk di bangku salah satu SMP di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah diringkus warga. Kini pelaku sudah ditahan Satreskrim Polres Jepara.

Pelaku adalah EF (22), warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Dia ditangkap warga di Taman Kerang, Kecamatan Jepara, Sabtu (30/8/2025) siang.

Berdasarkan video amatir yang diterima Murianews.com, terlihat korban yang masih berseragam sekolah berbincang dengan seorang pria yang masih duduk di atas motor Honda Vario putih, berbaju hijau dan memakai helm merah.

Tak lama kemudian, datanglah seorang pria berkaus hitam dengan motor mendekati mereka. Rupanya, beberapa warga itu sudah mengatur skenario penangkapan pelaku. Dari arah berbeda, datang juga pria berbaju orange berjalan mendekat.

Dengan bantuan alat Handy Talki (HT), seseorang yang berada di seberang jalan menginstruksi agar pria itu untuk mencabut kunci motor pelaku. Setelah pelaku tak bisa berkutik, beberapa warga mendekat dan mengamankan pelaku.

Pelaku diajak duduk di kursi taman dan ditanyai terkait pemaksaan VCS tersebut. Tak menunggu waktu lama, pelaku dibawa ke Mapolres Jepara dan diserahkan kepada Satreksrim.

”Benar, kami mengungkap kasus dugaan tindakan asusila. Pelaku diamankan warga yang kemudian diserahkan kepada kami,” kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, Rabu (10/9/2025).

Pihaknya juga membenarkan penangkapan itu sudah diskenario oleh warga, termasuk orang tua korban. Dia mengungkapkan, pertemuan itu memang sengaja dirancang oleh tersangka.

Paksa korban beberapa kali...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler