Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Jika memang tak boleh dibangun di lapangan tenis, lanjut Hanief, harus ada penyesuaian site plan dan desain yang sudah ada. Rencananya, rumah dinas Bupati Jepara akan dibangun seluas 600 meter persegi, dan lahan itu sesuai dengan lapangan tenis saat ini.

Bila nanti lokasinya berubah, Hanief menyatakan tak perlu menunggu perubahan APBD. Sebab itu hanya revisi minor yang bisa diselesaikan sebelum proses lelang proyek.

"Masalahnya, sementara lokasi pengganti belum ada arahan dari pak bupati atau pak sekda," kata dia.

Sedangkan jika tak ada perubahan lokasi, Hanief menyebut proses pembangunan fisik sudah bisa dimulai setelah lebaran Idulfitri mendatang. Sementara soal regol yang menjadi bagian dari cagar budaya, Hanief mengaku sudah berkoordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jepara.

"Kami sudah izin TACB itu diperbolehkan (dibangun di lapangan tenis). Asalkan tidak merubah gerbang itu. Nanti kita tetap berikan akses. Nanti posisi bangunan rumah dinas agak maju tiga meter dari pagar," jelas Hanief.

Menanggapi itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo juga memastikan sampai saat ini calon lokasi rumah dinas masih tetap di lapangan tenis tersebut. Meskipun begitu, dia juga mengakui masih ada dinamika. Untuk itu, dia menunggu proses yang tengah berjalan.

"Kita masih diskusi sama pihak museum nasional, apakah diperkenankan untuk membangun rumah dinas (di lapangan tenis belakang pendapa) atau tidak. Kita masih menunggu arahan dari pusat," kata Wiwit.

Eiditor: Budi Santoso

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler