Jelang Nataru, Stok Elpiji dan BBM di Jepara Melimpah
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 23 Desember 2025 14:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Menjelang momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah (Jateng) memastikan stok kebutuhan pokok, gas elpiji hingga BBM tersedia.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Jepara, Ferry Yudha Adhi Darma memastikan tiga kebutuhan tersebut dalam kondisi aman terkendali. Bahkan stoknya di atas kebutuhan masyarakat alias melimpah.
Ferry memaparkan, untuk BBM jenis solar, kuota untuk Desember 2025 sebanyak 67.767.000 liter, realisasi sampai saat ini mencapai 59.660.187 liter, sisanya 8.106.813 liter.
Sedangkan jenis pertalite, kuota di bulan ini sebanyak 123.217.000 liter, realisasinya sudah 107.377.171 liter, sisanya 15.839.829 liter.
”Sampai akhir Desember nanti stoknya aman. Meskipun ada batasan kebijakan setiap minggu oleh Pertamina di masing-masing SPBU,” kata Ferry, saat meninjau stok BBM di SPBU Kalitekuk, Kecamatan Tahunan, Selasa (23/12/2025).
Sedangkan untuk stok elpiji, kuota di bulan ini sebanyak 1.219.043 tabung. Berdasarkan penghitungannya, Ferry menyebut rata-rata kebutuhan masyarakat dalam sebulan sekitar 900.000-1.000.000 tabung.
Artinya, ada sisa 219.043 tabung untuk menjaga stok agar tetap aman.
Sementara itu, lanjut Ferry, harga-harga kebutuhan poko menjelang Nataru ini terpantau relatif stabil. Hanya beberapa komoditas saja yang cenderung naik.
Harga Masih Stabil...
Seperti telur ayam ras dari yang semula Rp 29 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Lalu daging ayam ras yang sebelumnya Rp 38 ribu per kilogram, menjadi Rp 39 ribu per kilogram.
”Ada kenaikan, tapi tidak signifikan. Di beberapa komoditas lain terpantau masih stabil. Stok kebutuhan pokok pun masih mencukupi untuk momen Nataru ini,” jelas Ferry.
Bupati Jepara Witiarso Utomo yang hadir dalam peninjauan itu menganggap sejauh ini belum diperlukan intervensi harga dalam waktu dekat. Sebab berbagai kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia stoknya dan harganya relatif masih stabil.
”Stok BBM cukup hingga akhir tahun. Harga bahan pokok relatif stabil,” ucap Wiwit.
Editor: Dani Agus



