Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara Para buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jepara Raya merasa dibohongi oleh pemerintah.

Pasalnya, hingga saat ini rekomendasi dewan pengupahan terkait upah minimum kabupaten (UMK) Jepara 2026 tak ada perubahan apapun.

Kemarin, Senin (22/12/2025), ratusan buruh itu menggelar aksi long march sepanjang 22,3 kilometer. Dari PT Sami JF di Kecamatan Mayong sampai ke Kantor Bupati Jepara. Mulai pukul 07.00 WIB, sampai 15.50 WIB.

Sesampainya di depan kantor bupati, buruh sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan. Tak berselang lama, Bupati Jepara Witiarso Utomo menghampiri mereka untuk kemudian diajak berunding di ruang kerjanya.

Kedatangan bupati itu disambut orator dengan puja puji dari atas mobil komando. Wiwit disebut sebagai bupati terbaik karena mau menemui langsung masa aksi.

Dalam perundingan itu, buruh mendapatkan seperti ’angin surga’ dari bupati. Buruh dijanjikan akan ada peluang adanya pembahasan ulang terkait UMK maupun upah minimum sektoral kabupaten (UMSK). Buruh pun kegirangan mendapatkan jawaban itu.

Namun mereka tetap tak mau lengah. Meskipun dalam kondisi lelah, mereka menunggu di kantor bupati dengan permohonan akan ada undangan rapat dewan pengupahan kembali yang digelar hari ini, Selasa (23/12/2025).

Namun hingga pukul 23.50 WIB lebih, undangan itu tak kunjung mereka dapat. Beberapa saat sebelumnya, beberapa buruh diminta masuk ke ruangan Setda Jepara.

Pulang Lewat Pintu Belakang... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler