Duar! Rumah di Kedungcino Jepara Hancur Tersambar Petir
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 7 Januari 2026 16:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Sebuah rumah milik Matsari (57), warga RT 7 RW 3 Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Jawa Tengah (Jateng) hancur setelah tersambar petir, Rabu (7/1/2026).
Dalam video amatir yang diterima Murianews.com, terlihat kondisi dalam rumah Matsari kocar-kacir. Atap ambrol, kaca pecah, televisi mati, hingga sejumlah perabotan rumah lainnya rusak.
Tampak pemilik rumah dibantu oleh warga membersihkan dan berusaha menyingkirkan benda-benda yang membahayakan di dalam rumah tersebut.
Kepada Murianews.com, Matsari menceritakan, sebelum peristiwa terjadi, ia yang berada di dalam rumah mendengar dua kali suara petir.
Saat itu istrinya sedang masak di dapur, sementara lainnya, dua anak, seorang menantu dan satu balita berusia 15 bulan, masih tidur di kamar masing-masing.
Setelah petir pertama terdengar, dia menyuruh istrinya mencabut kabel televisi yang masih tersambung listrik. Kemudian, datanglah suara petir yang ke dua terdengar lebih keras, Matsari langsung keluar rumah.
”Saat saya keluar rumah, tiba-tiba ada kabut tebal sekali di dalam rumah,” kata Matsari.
Setelah kabut hilang, Matsari melihat atapnya sudah roboh, kaca jendela pecah dan semua benda di dalam rumahnya acak-acakan.
Kondisi Penghuni...
Seluruh penghuni rumah kemudian terbangun setelah kejatuhan rontokan material yang pecah. Mereka lalu kalang kabut keluar rumah.
”Secara keseluruhan hancur. Perkiraan saya, petir menyambar masuk dari belakang rumah. Lemari pakaian di belakang remuk. TV rusak, lima kaca jendela pecah, meteran listrik hancur. Alhamdulillah semua selamat. Tidak ada korban jiwa,” ujar Matsari.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat peristiwa itu terjadi, kondisi sedang hujan lebat disertai petir. Lalu rumah Matsari tersambar petir.
”Saat hujan lebat, tiba-tiba petir menyambar rumah hingga atap dan kaca rumah hancur,” sebut Arwin.
Editor: Zulkifli Fahmi



