Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Curah hujan tinggi masih turun di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) hingga saat ini, Senin (12/1/2026). Akibatnya, banyak daerah aliran sungai (DAS) yang berpotensi meluap dan menyebabkan banjir di Jepara.

Di sisi lain, banyak DAS yang dipenuhi sampah berupa eceng gondok hingga ranting-ranting pohon yang terbawa aliran dari hulu.

Salah satunya yang paling parah yaitu di Sungai SWD Pecangaan di Desa Gerdu. Eceng gondok yang menumpuk di bawah jembatan, membuat air tersumbat, ini berpotensi sungai meluap ke permukiman di sekitarnya.

Dengan menggunakan alat berat, tumpukan eceng gondok itu dibersihkan seharian penuh. Pemerintah dan warga bergotong royong membersihkan sampah-sampah itu. Material yang berhasil diangkat kemudian dimuat ke dalam truk untuk dibuang ke lokasi yang telah ditentukan.

Namun jumlahnya terus bertambah seiring dengan banyaknya yang datang dari hulu. Kondisi yang sama juga terlihat di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan. Sungai yang berada persis di tengah-tengah permukiman warga, bahkan nyaris meluap.

Saat meninjau beberapa DAS, Bupati Jepara Witiarso Utomo memerintahkan jajarannya untuk segera mengatasi aliran sungai yang tersumbat. Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menurunkan alat berat yang dimiliki, untuk mempercepat proses pembersihan sungai.

Percepat normalisasi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler