Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Setidaknya ada 12 rumah warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) yang rusak parah akibat diterjang tanah longsor dan banjir bandang, Sabtu (9/1/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyarankan agar direlokasi.

BNPB yang meninjau langsung ke Desa Tempur mengusulkan ke Pemkab Jepara agar 12 rumah ini bisa direlokasi. Alasannya, jika tetap tinggal di lokasi yang sama, dikhawatirkan akan dilanda longsor kembali.

"Tolong ya, pak wakil bupati, itu sudah menjadi SOP (Standar Operasional Prosedur), Kalau (rumah) sudah kena bencana, apalagi sudah kena batu seperti itu, mau tidak mau, suka tidak suka direlokasi," jelas Suharyanto, Kepala BNPB Republik Indonesia saat meninjau kondisi Desa Tempur, Jumat (16/1/2026) lalu.

Soal rencana relokasi itu, Carik Desa Tempur, Mahfudz Ali, menyatakan sulit terealisasi. Setelah anjuran Suharyanto itu disampaikan, sejumlah pihak terkait, baik warga terdampak, pemerintah desa Tempur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara dan pihak lain sudah bermusyawarah.

“Memang kayaknya enggak mungkin (direlokasi),” ungkap Ali saat dihubungi Murianews.com, Senin (19/1/2026).

Alasannya, warga Desa Tempur memang rata-rata tinggal di lereng gunung yang rawan longsor. Warga terdampak pun enggan direlokasi bagaimanapun keadaannya.

“Memisahkan (warga terdampak) dengan tetangganya, itu juga masalah tersendiri. Tidak semudah yang kita bayangkan,” jelas Ali.

Lahan Relokasi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler