Tanpa Kabar 16 Tahun di Yordania, TKW Jepara Akhirnya Pulang
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 9 Juni 2026 18:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Setelah tanpa kabar hingga 16 tahun di Yordania, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sri Titik Azizah akhirnya pulang ke kampung halamannya.
Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Jepara, Zamroni Leistiaza menceritakan, Sri berangkat ke Yordania pada November 2010 silam.
Perempuan paruh baya itu diberangkatkan ke Yordania oelh sebuah perusahaan penempatan PMI di Jakarta. Di negara tersebut, ia bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) warga Yordania bernama Murod, di Kota Amman.
Namun, selama bekerja sekitar 16 tahun di rumah Murod, Sri hanya menerima uang sakut dan tak mendapatkan gaji sebagai mestinya. Tak hanya itu, ia juga tak bisa menghubungi keluarganya di Jepara.
”Selama masa penempatan di Amman itu juga sering terjadi perselisihan dengan pihak Murod,” ungkap Zamroni, Selasa (9/6/2026).
Hingga pertengahan 2025, Sri kemudian berinisiatif menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat karena sudah tak tahan dengan kelakuan majikannya. Pada KBRI Amman, Sri meminta bantuan agar bisa dipulangkan ke Indonesia.
Kondisi saat Pulang...
- 1
- 2



