Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Peristiwa tabrak lari terjadi di Jepara. Seorang perempuan meninggal dunia usai ditabrak truk tronton di Jalan Raya Jepara - Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Senin (27/7/2026).

Dalam kejadian tabrak lari ini, sopir truk tronton diketahui kabur. Peristiwa tabrak lari memilukan ini tergambar jelas dari rekaman CCTV yang merekam kejadian di sekitar lokasi.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 10 detik yang diterima Murianews.com, terlihat pengendara motor perempuan sedang melaju dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba saja, dari arah belakangnya ada truk tronton warna putih menyalip.

Dalam sekejap, bagian depan sisi kiri truk tronton itu menenggor motor tersebut. Pemotor itu langsung terjatuh hingga terkena ban belakang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto menyebut, peristiwa tabrak lari tragis itu terjadi tepat di dekat SMP 4 Jepara, Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara. Insiden itu terjadi pukul 11.40 WIB.

Pemotor Honda Beat itu bernama Saimatun (49), warga RT 2 RW 3 Desa Mambak, Kecamatan Pakisaji. Sedangkan sopir truk itu bernama Khusnul Imron (49), warga RT 2 RW 1 Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan.

"Kecelakaan ini disebabkan truk yang mendahului motor korban dalam kondisi jarak sangat dekat," terang Riyanto.

Akibat insiden tabrak lari itu, korban mengalami luka terbuka pada betis kaki kanan, hematum di pipi kanan, jejas dan lecet di perut. Korban sempat dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara. Namun karena luka yang terlalu parah, korban akhirnya meninggal dunia.

Polsek Pecangaan...

Setelah menabrak korban, sopir truk tronton itu sempat kabur meninggalkan lokasi. Warga Mambak kemudian meminta bantuan komunitas Grab dan relawan ambulan.

Sopir tronton dalam peristiwa tabrak lari yang sempat kabur akhirnya terlacak keberadaannya di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong. Itu terjadi dua jam setelah kecelakaan terjadi.

Menurut Riyanto, sopir truk itu tidak sepenuhnya bermaksud kabur melepas tanggung jawab. Tetapi menurut keteranganya, sopir ini ketakutan dan memilih meninggalkan lokasi dan menyerahkan diri ke Polsek Pecangaan.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler