Polisi Kudus Nyangkut di Kejar-kejaran Calya Merah, Ini Nasibnya
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 5 Agustus 2024 19:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Aksi kejar-kejaran mobil Calya merah dengan anggota Polres Kudus viral di media sosial, belum lama ini. Dalam video terlihat ada seorang anggota Polres Kudus yang ’’nyangkut’’ di kap depan mobil di aksi kejar-kejaran itu.
Polisi itu belakangan diketahui Aipda Suprihadi, anggota Satlantas Polres Kudus. Sebelum aksi kejar-kejaran itu, ia sempat memberhentikan mobil tersebut di dekat traffic light dekat Terminal Jati, Kudus.
Mobil tersebut dihentikan, lantaran mencurigakan. Saat dihentikan, mobil itu justru langsung tancap gas. Suprihadi yang terkejut pun melompat dan tersangkut di atas kap mobil.
Aipda Suprihadi mengatakan, saat kejadian, ia sudah mengimbau agar pengendara mobil Calya merah itu berhenti untuk menurunkannya. Namun, sang pemilik tetap memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Saat berada di bagasi depan mobil yang melaju itu ia sangat khawatir. Ia takut apabila dilempar ke sebuah truk dan tertabrak.
’’Beruntungnya saya bisa menahan agar tidak terjatuh di depan mobil saat melaju kencang. Saya hanya bisa pegangan bagian bawan wiper mobil. Saya sudah berkali-kali minta berhenti tapi tidak direspon baik,’’ jelasnya.
Aipda Suprihadi terbawa mobil itu sejauh satu kilometer. Ia terjatuh dan terlempar sejauh tiga meter saat mobil berbelok ke kiri.
’’Aipda Suprihadi, anggota kami yang bertugas mendapat luka di kepala karena terlempar dari mobil. Ia harus dijahit tiga karena itu. Selain itu, ia mendapat luka di sikunya dan beberapa bagian lain,’’ kata Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic kepada Murianews.com, Senin (5/8/2024).
Selain anggotanya yang menjadi korban, insiden itu juga membuat seorang warga sipil mengalami luka. Warga tersebut yakni, Nur Kholis (54), warga Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Nur Kholis mengalami patah kaki kiri karena tertabrak mobil Calya yang dikemudikan THP (34), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu.
Tabrakan terjadi saat mobil Calya hampir diberhentikan oleh personel Polres Kudus tapi malah putar balik dan menghantam Nur Kholis.
’’Kemarin kami menengok Nur Kholis di rumah sakit, sesuai keterangan dokter memang kaki kirinya patah dan ada beberapa luka di siku dan anggota badan lainnya,’’ terangnya.
Editor: Zulkifli Fahmi



