Kembang Api di Kudus Diprediksi Mulai Diserbu Besok
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 30 Desember 2024 14:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Penjualan kembang api di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diprediksi meningkat besok Selasa (31/12/2024). Diperkirakan ratusan orang akan menyerbu tempat penjualan kembang api.
Salah satu penjual kembang api, Kristianto Nugroho mengatakan, saat ini penjualan masih sepi. Namun, dibandingkan dengan hari biasanya sudah ada sedikit peningkatan.
’’Masih sepi, mungkin besok puncaknya pas H-1 (tahun baru). Paling ini yang membeli dari pelangganan-pelangganan biasanya, sudah mulai banyak ada yang pesan juga,’’ terangnya pada Murianews.com, Senin (30/12/2024).
Ia menyatakan, di tokonya terdapat lebih dari 200 jenis kembang api yang dijual. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 500 hingga paling mahal Rp 1,5 juta.
Menurut penuturannya, kembang api yang paling banyak diminati adalah ramon candle. Harga jenis kembang api itu per buahnya adalah Rp 50 ribu.
’’Jenisnya banyak, biasanya yang paling laku ya itu (ramon candle), modelnya seperti kembang api biasanya. Saya perkirakan, besok setiap orang rata-rata akan membeli kembang api sejumlah Rp 150 ribu,’’ sebutnya.
Pria yang kerap disapa Cintung itu mengutarakan, penjualan kembang api untuk tahun baru tidak seramai saat lebaran. Bahkan, secara keseluruhan penjualan di tokonya sudah agak menurun dari tahun ke tahun.
Tak Jual Kembang Api Lokal...
- 1
- 2



