Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapat alokasi anggaran dari APBD 2025 sebesar Rp 27,7 miliar.

Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah mengatakan, alokasi itu terbagai menjadi dua peruntukan. Meliputi Rp 22,4 miliar untuk belanja operasional dan Rp 5,2 miliar digunakan untuk belanja modal.

”Belanja operasional meliputi belanja pegawai ASN Rp 6,1 miliar, belanja barang dan jasa Rp 15,8 miliar, dan belanja hibah Rp 390 juta,” terangnya kepada Murianews.com.

Kemudian alaokasi anggaran untuk belanja modal meliputi belanja peralatan dan mesin sebesar Rp 905 juta. Lalu untuk belanja gedung dan bangunan Rp 4,5 miliar.

Anggaran tersebut diharapkan mampu menunjang perkembangan sarana, pra sarana dan fasilitas yang berada di lingkungan Disbudpar Kudus.

”Selain itu, Disbudpar juga mendapat dana alokasi khusus (DAK) non fisik dari Kementerian Pendidikan Tinggi sebesar Rp 2,5 miliar untuk pengembangan museum,” ujarnya.

Museum yang akan mendapatkan dana itu adalah Museum Kretek dan Museum Patiayam. Museum kretek mendapatkan dana sebesar Rp 1,3 miliar. Kemudian Museum Patiayam mendapatkan Rp 1,2 miliar.

Target PAD…

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler