Bendung Wilalung Masih Berstatus Awas Meski Debit Air Mulai Surut
Muhamad Fatkhul Huda
Jumat, 24 Januari 2025 16:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bendung Wilalung yang berada di perbatasan Kabupaten Kudus dan Demak, Jawa Tengah masih berstatus awas. Kendati demikian, debite air di waduk tersebut sudah mulai menyusut.
Operator dan Pemeliharaan (OP) Bendung Wilalung, Achmad Ulin Nuha mengatakan, penyusutan debit air sudah berlangsung sejak kemarin Kamis (23/1/2025). Kini debit air kiriman dari Bendung Klambu diangka 331 meter kubik per detik.
”Kemarin masih diangka sekitar 800 an meter kubik per detik,” terangnya kepada Murianews.com, Jumat (24/1/2025).
Status Bendung wilalung masih awas karena tingkat elevansi 232 dengan jagaan tanggul hanya 32 sentimeter. Kendati demikian, tingkat elevasi di Bendung Wilalung mengalami penurunan sangat signifikan.
Pada pukul 07.00 WIB, tingkat elevasi 228 sentimeter lalu menurun pada pukul 08.00 WIB menjadi 232 sentimeter.
Penurunan debit air ini membuat pintu 8 Bendung Wilalung yang mengarah ke Sungai Juwana saat ini ditutup total.
"Penutupan dilakukan secara berkala. Kamis (23/1/2025) pukul 22.00 WIB, pintu ditutup 20 sentimeter. Kemudian pada pukul 23.00 WIB penutupan pintu dilakukan kembali hingga tertutup total,” terangnya.
BPBD Kudus...
- 1
- 2



