Bendung Wilalung Kembali Dibuka, 90 Desa di Pati Terancam Banjir
Umar Hanafi
Rabu, 22 Januari 2025 14:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Pintu 8 Bendung Wilalung, Kabupaten Kudus yang mengarah ke Sungai Juwana kembali dibuka. Sekitar 90 desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah berpotensi dilanda banjir.
Setelah pintu 8 Bendung Wilalung dibuka 10 sentimeter pada Selasa (21/1/2025) pagi kemarin. Kini, Rabu (22/1/2025), pintu Bendung Wilalung itu kembali dibuka dengan lebar 30 sentimeter.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Pati (BPBD Pati) Martinus Budi Prasetya meminta sekitar 90 desa di Kabupaten Pati untuk waspada banjir. Puluhan desa tersebut umumnya berada di sekitar Sungai Juwana.
”Tradisi banjir genanangan ini mesti berulang. Kalau jumlah diurut dari atas dari wilayah Sukolilo di Desa Kasiyan, Poncomulyo, kemudian masuk Gadudero. Kemudian Jongso, masuk Desa Wotan seterusnya sampai wilayah Juwana itu ada Doropayung, Jakenan, Karangrowo kalau dihitung itu kurang lebih ada 90 desa,” tutur Martinus.
Martinus menyebutkan, banjir berpotensi hampir pasti terjadi di Bumi Mina Tani. Apalagi saat ini intensitas hujan sedang tinggi dan pintu Bendung Wilalung yang mengarah ke Sungai Juwana telah dibuka.
Dirinya mengaku sudah melakukan persiapan untuk mengatasi banjir. Pihaknya sudah membuka posko siaga bencana di Halaman Gedung BPBD Kabupaten Pati.
”Antisipasi BPBD, kami upayakan persiapan personel, peralatan maupun logistik. Mulai Desember 2024 kemarin mulai diaktifkan posko untuk piket personel 24 jam,” kata Martinus.
Perahu...
- 1
- 2



