Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Jejak sejarah perkeretaapian di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali dihidupkan melalui kegiatan walking tour bertema ”Telusur Jejak Kereta Api di Kudus” pada Minggu (22/6/2025).

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara komunitas Lelana dan Cerita Kudus Tuwa (CKT) bersama Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Semarang.

Perjalanan edukatif ini mengajak peserta untuk menelusuri tapak-tapak masa lalu moda transportasi legendaris tersebut di jantung Kota Kretek.

Rute dimulai dari kawasan Pasar Kliwon, yang dulunya menjadi lokasi stasiun pertama di Kudus sebelum jalur kereta api berpindah ke Stasiun Wergu.

Story Teller CKT, Nova David Ariyanto mengatakan, peserta juga mengunjungi titik pertemuan antara jalur lama dan jalur baru di Simpang Pentol.

Rangkaian tour berlanjut ke bekas depo lokomotif hingga ke titik akhir di Stasiun Wergu yang kini sudah tidak lagi aktif.

”Titik poinnya di Pasar Kliwon karena Stasiun Pertama di sana sebelum ada pemindahan trase kemudian di Stasiun Wergu. Kami memang fokus dalam sejarahnya jadi tadi kita jalan sambil membicarakan sejarah kereta di Kudus,” ungkapnya.

Menurutnya, jejak perkeretaapian bukan sekadar rel atau bangunan tua, melainkan bagian dari denyut nadi ekonomi dan sosial masyarakat Kudus masa lampau.

Peserta antusias...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler