Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusPasar Jember, Kudus, Jawa Tengah kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kudus untuk direvitalisasi. Rencananya, revitalisasi akan dilakukan pada tahun 2026.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Kudus, Agus Sumarsono mengungkapkan, Pasar Jember diusulkan perbaikan melanjutkan pada upaya perbaikan sebelumnya. 

”Perbaikan di bagian atap, menyelesaikan pengerjaan sebelumnya yang belum secara menyeluruh,” ungkapnya, Senin (14/7/2025).

Anggaran yang diusulkan untuk memperbaiki Pasar Jember yakni sekitar Rp 1,5 miliar. Kerusakan Pasar Jember pada bagian atap mengakibatkan kebocoran, sehingga ketika hujan beberapa pedagang terdampak.

Selain itu, juga akan diperbaiki bagian saluran yang bermasalah agar tidak mengganggu aktivitas di pasar.

”Harapannya usulan ini bias disetujui dan pembangunan bias terealisasikan,” ungkapnya.

Ia belum mengetahui, pasar mana lagi yang akan diusulkan untuk direvitalisasi, tentu saja jumlah pasar yang direvitalisasi usulah tahun 2026 bisa bertambah tergantung alokasinya. Namun, pihaknya telah membuat peta mengenai pasar-pasar yang mengalami kerusakan.

Revitalisasi Lima Pasar...

Agus menyebut, setidaknya ada lima pasar lain yang perlu diperbaiki lagi karena mengalami kerusakan sedang. Lima pasar itu adalah Pasar Jekulo, Ngemplak, Ngablak, Kalirejo, dan Mijen.

Sementara itu ada empat pasar yang dalam kategori rusak berat, yakni Pasar Jember, Pasar Undaan Kidul, Pasar Bitingan, dan Taman Bojana.

”Ini berdasarkan klasifikasi kami, sebagian besar atapnya bocor, salurannya sering mampet. Tentu sangat mengganggu pedagang maupun pembeli, sudah seharusnya diperbaiki,” ungkapnya.

Agus menegaskan, perbaikan tersebut menyesuaikan dengan anggaran yang diberikan dan skala prioritas pemanfaatan dan penggunaan.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler