Pemkab Kudus Usulkan Dana Prioritas Rp 105 M ke Pemerintah Pusat
Muhamad Fatkhul Huda
Sabtu, 15 November 2025 22:40:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pemkab Kudus mengajukan usulan dana prioritas senilai sekitar Rp 105 miliar ke pemerintah pusat untuk berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.
Itu dilakukan setelah dilakukan Desk Evaluasi Sinkronisasi (DES) melakukan penghitungan. Dari hasil perhitungan kebutuhan belanja minimal menunjukkan masih ada kekurangan sebesar Rp 225 miliar pada kemampuan fiskal daerah akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD).
Kepala Bappeda Kudus, Sulistyowati menjelaskan, setelah proses evaluasi bersama, usulan tersebut kemudian dipadatkan menjadi Rp 105 miliar untuk diajukan ke kementerian dan lembaga teknis.
”Angka ini mencakup berbagai program pelayanan dasar sesuai asta cita, antara lain rehabilitasi puskesmas, program eliminasi TBC, serta penguatan layanan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, drainase, air minum, dan pengelolaan persampahan,” ujarnya.
Menurut Sulistyowati, seluruh usulan tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Kudus pada pemerintah pusat sebelum rombongan berangkat mengikuti kegiatan pada akhir Oktober 2025 lalu.
Ia menjelaskan, proses perumusan usulan mempertimbangkan kewajiban daerah dalam memenuhi layanan wajib. Karena itu, sejumlah sektor perindustrian,sepeti SIHT yang bukan termasuk urusan wajib berpotensi tidak diakomodasi dalam pendanaan pusat.
Usulan Awal...
- 1
- 2



